Ke(E)ping Buku

[Ke(E)ping Buku] Novel Anna Karenina Oleh Leo Tolstoy

Himmlischch ist’s, wenn ich bezwungen, Meine irdishche Begiet;Aber noch wenn’s nicht gelungen,Hatt’ ich auch recht hรผbshch Plaisir!

Bagus sekali kalau bisa kuperangi, Nafsu duniawiku, Tapi kalau itu tak berhasil, Tetap aku merasakan kenikmatan

Judul : Anna Karenina 1

Penulis : Leo Tolstoy

Penerjemah : Koesalah Soebagio Toer

Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia

Jumlah Halaman: 647 lembar

Rating Pribadi : 4.5

Rating Goodreads : 4.11

Sinopsis Novel

Novel Anna Karenina adalah kisah tentang tiga keluarga, salah satunya jekuarga Karenin. Anna, istri Karenin, menyeleweng dengan seorang opsir muda yang mengaguminya, Aleksei Vronskii, dan akhirnya memutuskan tali perkawinannya. Bagi Anna, penyelewengan itu merupakan petaka yang tak dapat ditolak dengan segudang alasan. Salah satunya, di mata Anna, karenin hanyalah sepotong boneka tanpa jiwa dan harga diri meskipun dia seorang pejabat tinggi. “Dia itu bukan laki-laki, bukan manusia, tapi boneka!… Dia itu bukan manusia, tapi mesin kementerian,” kata Anna tentang suaminya.

Ulasan Novel

Seminggu, saya menghabiskan waktu untuk membaca novel sastra klasik ini, yang mana penerjemahnya adalah Koesalah Sobagio Toer.  Awalnya saya ingin menyingkirkan dulu novel terjemahan dengan jumlah halama 600 lebih ini, tetapi saya tergugah ketika membaca kata pengantar pertamanya. Dan juga, saya lagi ingin membaca novel yang memberatkan pikiran saya.

Pertama kali masuk dalam cerita, saya bertemu dengan keluarga stephen Arkedyich dan Darya Aleksandrovna yang sudah memiliki konflik kelyarga berupa perselingkuhan. Dari awal saja, saya sudah menemukan konflik berat. Saking beratnya, saya bingung kalau Darya memiliki dua panggilan, yaitu Dolly. Di keluarga ini, konflik yang saya temukan mengenai Stephan yang selingkuh dengan pengasuh atau guru anaknya. Dan Darya merasa tersinggung tetapi dia memilih mempertahankan pernikahannya saat Anna Karenina mendatanginya.

Dan kedatangan Anna–yang memiliki hubungan dekat sebagai adik dari Stephan–membantu keluarga Dolly dengan Stephan kembali harmonis walaupun masih tersisa rasa sakit di hati Darya. Dan kedatangan inilah yang membawa dia bertemu dengan si pria yang membuat dia jatuh cinta.

Sebelum pertemuan itu, sebagai pembaca novel ini saya diajak berputar-putar oleh konflik kedua. Perebutan cinta Kitty dengan Vronskii dan Levin. Konflik kedua ini yang membuat inti dari novel ini bertemu. Di sanalah, Kitty memilih Vronskii sebagai orang militer dan seorang pangeran ketimbang Levin, seorang bekas cendikiawan karena lebih memilih menjadi seorang petani. Dari pilihan Kitty lah konflik itu terjadi.

Vronskii bertemu dengan Anna dan memilih Anna daripada Kitty sendiri. Tentu, Kitty yang menjadi adik kandung Darya sakit hati karena ternyata dia salah memilih. Konflik selanjutnya adalah Anna seorang wanita yang telah memiliki suami dan anak.

Yang membuat saya tetap membaca, bukan karena konflik percintaannya, tetapi bagaimana sosok Levin, Stephan, suami Anna berdebat mengenai kehidupan masyarakat saat itu. Aku suka dengan gaya pemikiran pria di novel ini ketika tengah berkumpul. Aku juga suka dengan latar terhormat dari kaum bangsawan Rusia di sini. Aku suka bagaimana perenpuan di novel ini mengambil andil.

Ya. Bagaimana Anna menaklukkan dua pria sekaligus membuatku tercengang dan setuju saja perselingkuhan itu terjadi. Walaupun kadang saya lumayan sedih melihat suami Anna dipermalukan seperti itu. Karena saya membaca novel terjemahan, saya ingin sedikit mengemukakan pendapat saya mengenai terjemahannya. Saya agak kurang nyaman dengan kata yang diambil oleh penulis. Ada kata-kata yang kalau dijadikan kalimat tidak nyambung sama sekali, jadi saya membacanya berulang-ulang. Apa mungkin seperti itu versi bahasa aslinya? Saya juga belum membaca versi aslinya. But, sastra klasik bukannya memang berat, ya?

Novel terjemahan yang saya baca masih novel pertama. Di awal saya mendapatkan konflik menyedihkan dari keluarga Stephan dan Darya, saat ending, saya mendapatkan kebahagiaan sosok Kitty yang dikhianati oleh Vronskii.

Untuk memahami novel ini, nggak bisa saya buat sekali duduk karena alurnya terlalu membelit jadi saya agak bosen. Seperti yang saya katakan, awalnya saja sudah dapat konflik tetapi diputar-putar lagi dengan menunjukkan bahwa novelnya tidak berjalan hanya dua tokoh utama, tetapi semua keluarga seakan diceritakan di novel ini. Dari keluarga Levin beserta konfliknya, keluarga Stephan beserta konflik dengan Kitty dan keluarganya sendiri, dan masih banyak lagi.

Maka membaca novel ini dalam waktu seminggu, ya wajar kali, ya? Tapi nggak tahu kalau kalian gimana. Karena setiap pembaca memiliki kapasitasnya masing-masing Lantas, apakah novel ini saya rekomendasikan? Oh ya tentu!!! Novel ini sastra klasik yang wajib kalian baca. Saya nggak peduli kalau novel ini konfliknya berbelit-belit. Dikarenakan nilai moral dalam novel ini berharga sekali.

Saya ambil beberapa nilai dari novel ini yang mungkin akan menjadi kutipan favorit saya dalam menjalani hidup ini.

Oleh siapa? Oleh masyarakat. Rusia membutuhkan manusia, membutuhkan partai. Kalau tidak, semuanya dimakan dan akan dimakan anjing.”

Ada dua macam perempuan : yang satu cuma berpegang pada hak-haknya, dan hak itu cinta kita yang tidak bisa kita berikan padanya; dan yang lain mengorbankan segalanya demi kita dan tidak menuntut apa-apa

“Ya, aku mengerti bahwa posisinya sangat sulit: orang yang bersalah lebih berat daripada orang yang tidak bersalah.”

“Kamu tahu, modal itu menindas buruh, dan buruh kita, petani kita, menanggung seluruh beban kerja, dan mereka ditekan sedemikian rupa sehingga betapapun mereka bekerja, tidak bakal mereka keluar dari posisinya sebagai binatang …”

“… Semua itu omong kosong besar, kebohongan besar, penipuan terhadap diri sendiri. Apa yang bisa ditulis tentang keadilan oleh orang yang tidak tahu apa itu keadilan? …”

“Coba kamu ceritakan sesuatu yang lucu, tapi jangan yang jahat,” kata istri sang duta …
“Kata orang itu sukar sekal; cuma yang jahat yang lucu,” kata sang diplomat  memulai sambil tersenyum “….kadang-kadang terpikir olehku, tukang-tukang omong terkenal abad yanglalu itu tentu mengalami kesulitan sekarang kalau mesti bicara cerdas. Semua yang cerdas sangat membosankan.”

“… Manusia tanpa bayang-bayang sama dengan manusia yang kehilangan bayang-bayang. Dan itu hukuman terhadap dia karena telah melakukan sesuatu. Saya tak paham dalam hal apa hukuman itu. Tapi seorang perempuan  tentu merasa tak senang kalau tanpa bayang-bayang.”

“Tak seorang pun yang puas dengan miliknya, tapi tiap orang puas dengan otaknya.”

Anna hanya memegang tangan Vronskiidan diam saja.”Ya ciuman ini adalah apa yang telah dibeli dengan rasa malu. Ya. Dan tangan yang akan selalu jadi milikku ini adalah tangan komplotanku.” Diangkatnya tangan itu dan diciumnya

“…Perempuan, kalau kamu mau tahu, adalah benda yang seberapa jauh pun kita pelajari akan tetap jadi hal yang baru samasekali.”

Rakyat adalah pelaku utama kerja kemasyarakatan.

Mencintai atau tidak mencintai rakyat sebagai sesuatu yang luarbiasa, ia tak sanggup, karena bukan hanya karena ia hidup bersama rakyat, bukan hanya karena semua kepentingannya bersangkutan dengan rakyat, tapi juga karena ia menganggap dirinya bagian dari rakyat, tidak melihat dalam dirinya dan dalam diri rakyat nilai-nila atau kekurangan yang luarbiasa, dan ia tidak bisa mempertentangkan dirinya dengan rakyat.

“Tak ada satu pun kegiatan manusia yang bisa teguh tanpa dasar kepentingan pribadi. Ini kebenaran umum, kebenaran filsafat.”

Cobalah ini kau pikirkan: dunia kita ini kan cuma lumut kecil yang tumbuh di planet kita yang kecil. Tapi kita menyangka bahwa kita punya sesuatu yang besar, pikiran-pikiran besar, urusan-urusan besar! Padahal senua itu cuma butiran pasir.

Cintailah orang yang membencimu, itu betul tapi mencintai orang yang kita benci tak mungkin. Maafkan, karena saya telah mengesalkan anda. Tiap orang punya kesedihan sendiri!”

Ini novel Anna Karenina yang pertama, yang kedua saya sedang membaca. Semoga saya masih kuat membaca yang kedua karena saya juga penasaran akhir kisah keluarga mereka bagaimana.

Selamat membaca novel sastra klasik karya Leo Tolstoy