Ke(E)ping Buku

[Ke(E)ping Buku] Novel Three Amazing Things About You Oleh Jill Mansell

Judul : Three Amazing Things About You

Penulis : Jill Mansell

Penerjemah : Ine Milasari H.

Genre : Romance, Drama, Comedy

Penerbit : Elex Media

Jumlah Halaman : 506 Lembar

Rating Goodreads : 4.14

Rating Pribadi : 3.9


Sinopsis Novel


Hallie mempunyai rahasia. Dia sedang jatuh cinta. Lelaki itu sempurna untuknya dalam segala hal, tapi sosoknya benar-benar di luar batas. Dan teman-temannya tidak akan membantunya karena mereka tahu bahwa Hallie tidak memiliki banyak waktu lama untuk hidup. Waktunya hampir habis…

Flo mengalami dilema. Dia sangat menyukai Zander. Tapi kakak perempuan Zander yang menakutka. Tidak akan sedikit pun merasa senang melihat mereka berteman–apalagi lebih dari itu.

Tasha punya masalah. Pacar barunya adalah tipe petualang. Dan dia takut salah satu pertualangannya akan menjadi sangat buruk.

Ulasan Novel Three Amazing Things About You

Dari sinopsisnya, kalian sudah menebak kisah ini kisah seorang yang penyakitan dengan banyak kalimat menyedihkan , tetapi nggak, nggak hanya itu. Novel ini bukan hanya memberikan air mata, tetapi kebahagiaan yang sempurna. Kisah yang bisa saya katakan penuh mukjizat.

Tiga tokoh yang awalnya tidak saling kenal, memiliki kisah cinta sendiri, takdir sendiri dan konfliknya sendiri. Sampai Hallei membuat website threethingsaboutyou.com yang memberikan banyak manfaat bagi sekitarnya dan orang lain. Website ini memberikan solusi dari masalah banyak orang dengan memberika tiga hal pokok tentang mereka yang ingin bercerita.

Novel ini memang terdapat tiga kisah. Kisah pertama mengenai Hallie, yang menderita Fibrosis Sistik, penyakit yang berkaitan dengan paru-paru. Umurnya nggak akan selama yang dia kira. Semakin hari penyakitnya semakin memburuk. Yang berhak menyelamatkannya hanyalah donor paru-paru. Hallie jatuh hati dengan dokter umumnya, Nick. Pria ini ternyata juga memiliki perasaan sama seperti dia, tetapi Hallie tahu itu nggak akan mungkin karena melanggar kode etik seorang dokter. Ditambah lagi, umur Hallie nggak akan lama lagi.

Sedangkan, Flo memiliki perjanjian dari pemilik kucing untuk menjaga kucing dengan memberikan apartemen untuknya sampai kucing itu meninggal. Ternyata, setelah pemiliknya sudah meninggal,  Lena–cucu dari pemilik apartemen ini ingin sekali menguasai apartemennya. Untung hukum menyatakan Flo masih berhak tinggal asal kucing ini masih hidup. Sampai akhirnya Flo bertemu Zander, yang ternyata adik dari Lena. Tentu, mereka terlibat cinta, tetapi tentu juga Lena tidak menyetujuinya.

Tasha, seorang make up artist, jatuh cinta dengan Rory, seorang pria yang menolongnya ketika dia tengah mengubek-ngubek tempat sampah untuk menemukan kartu kreditnya. Sayang sekali Rory menyukai olahraga ekstrem. Panjat tebing, sky diving, dan banyak lainnya. Sedangkan, Tasha adalah perempuan yang memilih pada suatu hal tidak memberikan sengatan kepada jantungnya.

Mereka bahkan tidak saling mengenal. Tasha tidak mengenal Flo, sebaliknya Flo juga tidak mengenal Tasha, dan tidak mengenal Hallie. Mereka mengenal threethingsaboutyou.com sebagai seorang bernama Rose, seorang psikolog yang memberikan pencerahan ke setiap orang.

Lantas apa mereka akan berhubungan?
Ya. Namun, tidak secepat itu. Konflik yang menemukan mereka.

Jadi, di saat kebahagiaan sudah tampak di antara Tasha dan Flo, konflik mereka berdua lah yang membawa dua orang ini bertemu dengan Hallie. Bingung kan konfliknya apa?

Hallie masih setia dengan konfliknya sakitnya. Sedangkan Flo dan Tasha memiliki konflik yang hampir sama, mereka hampir kehilangan dua orang yang mereka sayangi.

Novel ini memang amazing. Karena gaya penceritaannya nggak sekalipun membosankan. Nggak ada plot hole yang saya temukan. Nggak ada ketimpangan konflik yang memaksakan di antara mereka bertiga. Tiga orang yang nggak saling mengenal ini seperti kita yang kadang-kadang berkenalan dengan orang tetapi tidak terjalin sampai bertukar cerita mengenai kisah kita. Mereka bertiga sempat saling bercerita sesaat, tetapi langsung pergi dengan tujuan masing-masing. Tujuan masing-masing ini mendadak berbelok ke tengah hingga mereka bertemu di tengah-tengah itu.

Akhirnya nggak disangka-sangka. Plot twistnya benar-benar membuat saya tercengang. Saya nggak nyangka kalau Hallie akhirnya hidup. Dia bahkan bisa menyeritakan perasaannya kepada Luke.

Waiit …

Were i talking spolier? No, honey but its up to you. Hallie memang hidup tetapi alasan dari balik perjuangan itulah yang membuat kamu nggak akan berhenti membacanya.

Saya bingung untuk menjelaskan apakah konflik ketiga berakhir terpecahkan atau terpecahkannya dalam bentuk ending menyedihkan atau membahagiakan?
Bahkan sampai sekarang saya bingung untuk menjelaskan apakah  ending novel ini bahagia atau sedih.

Namun, Sayang banget, di endingnya saya nggak menemukan amazing yang wow banget. Kayak kurang membuat saya senang dengan ending bahagianya mereka atau membuat saya sedih dengan konfliknya mereka. Kebanyakan leluconnya nggak membuat saya tergelak sampai nangis. Bahkan ketragisan kisah Hallie nggak membuat saya menangis. Justru konflik yang  dialami Flo dan Tasha membuat saya ngamuk-ngamuk nggak jelas.

Nggak apa-apa, saya tetap merekomendasikan kisah ini untuk kalian kalau kalian menyukai novel yang bercerita ringan.

Seperti biasa, saya akan memberikan kutipan hal yang menyenangkan tentang novel ini.

Karena siapa yang tahu berapa banyak acara istimewa yang tersisa untuk sebagian dari kita?

“Sepenuhnya yakin. Kau adalah aksesori yang harus dimiliki musim ini.”

“Tidak ada jawaban yang pasti, tapi aku ingin kau tahu bahwa kau tidak sendirian … Dan aku setuju, merasa tidak diinginkan karena alasan yang tidak bisa kau kendalikan adalah sesuatu yang menyedihkan.”

“Orang-orang perlu dibiarkan membuat kesalahan mereka sendiri, karena kalau tidak, mereka akan selalu yakin bahwa pilihan mereka adalah pilihan yang benar. Kita selaluย  berpikir bahwa kita tahu apa yang terbaik–itu memang sifat manusia.

Dari kutipan di atas, saya berharap novel ini juga menjadi wishlist kalian.