Kee(LI)ping Artikel,  Kee(LI)ping Kompetisi

Ekrut: Wujud Perencanaan Dasar Untuk Tantangan Pencari Kerja

Obrolan di bawah adalah mayoritas dari beberapa freshgraduates yang akan menyandang title sarjananya. Namun, dari obrolan tersebut, mereka takut dengan pertanyaan, “habis kuliah, kamu kerja di mana?” Seakan-akan pertanyaan itu memiliki jawaban yang paling sulit. Padahal, mereka tahu pasti bahwa mereka bekerja di tempat yang mereka inginkan. Lantas, apa yang membuat mereka berpikir seperti itu?

Mereka takut bukan karena apa yang akan mereka dapatkan di dunia kerja tetapi bagaimana mereka bisa mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Sampai akhirnya ketakutan itu membuat semua yang dipersiapkan sebelumnya hancur sia-sia.

Saya juga kerap memiliki kecemasan dan ketakutan seperti itu. Apalagi merasakan surat lamaran saya sudah dua minggu tidak mendapatkan satu pun respons. Sampai kadang-kadang, saya hampir pasrah untuk mencari kerja. Sebab lainnya adalah sudah banyak uang yang saya keluarkan untuk membeli amplop, kertas, print, dan hal lainnya.

Awal bulan Maret 2020, mendadak ketakutan pencari kerja (PENCAKER) semakin mencekam. Beberapa perusahaan mendadak tutup sementara. Banyak karyawan yang diPHK tanpa memberikan pesangon yang cukup. Semua itu terjadi karena dunia tengah menghadapi pandemi korona. Nggak cuma PENCAKER yang tengah mencari kerja, mereka–orang-orang yang diPHK– pun memilih ikut serta dalam pencari kerja. Tapi, bagaimana bisa menemukan lowongan kalau pandemi ini mengharuskan kita tetap di rumah?

Menjawab pertanyaan itu, saya ingin menjabarkan sedikit kisah PENCAKER–termasuk saya– mencari pekerjaan yang kami inginkan dan bagaimana perjuangan PENCAKER hanya mengejar satu lowongan di antara ratusan calon.

Potret Pencari Kerja Dari Sebelum Masa Pandemi Sampai Masa Pandemi

Potret Pencari Ketja
Potret Pencari Kerja

Uang saya habis bukan hanya untuk ngeprint, membeli amplop coklat, bensin untuk mengantar surat lamaran kerja, atau mengharuskan lamaran kerja dikirim via kurir tapi uang saya juga habis karena untuk mendapatkan info lowongan kerja di salah satu event dengan perusahan-perusahaan besar diharuskan membayar uang masuk.

Untuk mendapatkan info lowongan kerja saja, PENCAKER diharuskan kembali merogoh uang untuk masuk. Namun, awal 2019 Jobfair dari pemerintah daerah dan swasta diwajibkan mengratiskan tiket masuk untuk para pencarikerja. Pengaruh yang terjadi adalah semakin membludaknya jumlah pengunjung jobfair. Jangan tanya bagaimana sesaknya berada di tengah-tengah lautan manusia yang gigih untuk mendapatkan pekerjaan. Yang bayar saja sudah ramai, apalagi yang gratis, nggak tahu lagi deh sudah bagaimana keadaan baju pencaker saat itu. Awal masuk memang rapi, tapi setelah keluar dari jobfair, baju sudah kusut.

Bukan hanya jobfair yang didatangi oleh pencaker. Mereka juga dengan giat datang  ke walk in interview. Memang, walk in interview nggak seramai jobfair, tapi walk in interview juga hampir membuat PENCAKER nggak bisa mengatasi krisis identitas begitu melihat  satu perusahaan yang mereka datangi penuh dengan saingan mereka. Walaupun juga walk in interview membuka peluang mereka lebih besar daripada hanya mengirim lamaran saja.

Saya merasakan semua itu. Saya merasakan bagaimana para pencaker menggantungkan hidupnya dengan informasi lowongan-lowongan tersebut. Mereka tidak akan pernah lelah hanya untuk mencari informasi lowongan kerja. Tidak memedulikan sebanyak apa keringat dan materi yang mereka keluarkan.

Kemudian muncul beberapa perusahaan berbasis digital. Perusahaan ini berkembang sangat pesat dengan munculnya HP pintar atau smartphone. Dan, berkembang pesat pula cara melamar pekerjaan berbasis digitalisasi.  Para pencari kerja pun mulai menggunakan smartphone untuk memudahkan mereka melamar pekerjaan tanpa harus berkerumun banyak orang.

Platform lowongan kerja pun dibuat sebanyak-banyaknya. Beberapa pelamar juga mulai memiliki pandangan untuk masuk ke dunia digital dan bekerja secara digitalisasi.

Menyadur dari berita wartaekonomi.co.id, “Lebih dari 60 juta masyarakat Indonesia memiliki smartphone. Dengan sumber daya ini, tidaklah heran kalau dalam waktu cepat Indonesia sudah punya empat unicorn, dan menjadi terbanyak di ASEAN. Kami optimistis sampai tahun 2024 akan lahir dua unicorn lagi di Indonesia,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Sabtu (5/10/2019).

Lalu, mendekati awal bulan Maret, pencari kerja kembali dihantam oleh kondisi yang mengaharuskan perusahaan meliburkan karyawan, jobfair ditutup sementara, dan tidak ada lagi walk in interview di semua perusahaan. Tantangan mereka berat. Kehilangan informasi lowongan sama saja kehilangan masa depan bagi para pencari kerja. Belum lagi informasi ribuan karyawan di PHK membuat mereka semakin mengkerut takut.


Tantangan Para Pencari Kerja

Bila melihat data dari statica.com pada infografik di atas, tantangan pencaker tidak hanya kehilangan informasi lowongan pekerjaan. Berikut ini beberapa tantangan para pencari kerja

  • Terbatasnya Waktu

Pandemi ini membuat para pencari kerja menunggu tidak pasti. Apalagi virus korona merupakan virus terbaru yang belum pernah diteliti oleh beberapa ahli kesehatan. Jadi mereka menunggu hingga suasana reda. Namun, untuk menunggu kepastian kapan korona akan selesai justru menghabiskan waktu mereka.

Kita tahu bahwa lowongan kerja meumiliki syarat maksimal umur. Sedangkan sampai akhir 2020, Indonesia masih belum bisa memastikan kapan kita bisa terbebas dari virus korona. Jadi berapa lama lagi waktu yang para pencari kerja keluarkan?

  • Rasa Takut Yang Menjadi-Jadi

Sebelum pandemi para pencaker juga mengalami ketakutan dan kecemasan. Berapa lama kemudian, pencaker dihadapkan dengan virus yang mematikan. Ketakutan dan kecemasan tersebut mendadak bertambah. Kadarnya sudah hampir membuat mereka siap untuk menyerah. Apalagi, ketidakpastian pemerintah dalam penanggulangan virus ini menjadi satu momok terbesar bagi pencaker.

  • Semua Dibawa Ke Online

Karena diharuskan menjauh dari kerumunan dan tetap di rumah saja, semua aktivitas berubah menjadi serba online. Berkomunikasi, bekerja, bermain, dan belajar. Maka, teknologi yang tidak pernah mereka kuasai kadang-kadang menjadi masalah besar bagi pencaker yang tidak melek teknologi. 

Nah, sebenarnya ada satu platform terbaik yang saya temukan untuk menjawab tantangan para pencari kerja saat ini. Apalagi hanya bermodalkan pemahaman teknologi saja mereka sudah bisa mendapatkan ribuan informasi lowongan tanpa ada batasan ruang, waktu, apalagi ketakutan.

Saya ingin mereka mengintip sedikit saja informasi yang akan saya jelaskan mengenai digital talent recruitment buat kamu yang tengah berada dalam fase pencari kerja di masa pandemi ini. Ya, platform Ekrut adalah rekan ahli yang cocok buat kamu, para pencari kerja.

Ekrut adalah Rekan Ahli Untuk Tantangan Pencari Kerja

Setiap mencari kerja, kita akan selalu tahu bahwa rekan diperlukan baik sebelum mendapatkan pekerjaan atau setelah mendapatkan pekerjaan. Pencaker tahu menggunakan nama referensi termasuk kesempatan besar untuk mendapatkan pekerjaan. Saat ini saya ingin memberikan referensi untuk kamu. Sebuah cara yang baru untuk pencarian kerja di Indonesia. Cukup menggunakan Ekrut, kamu bisa menjadi karyawan yang diinginkan.

Ekrut sudah lama jadi rekan ahli para pencaker loh. Dari 2016, mereka menempatkan diri mereka di antara para pencaker untuk mendapat lowongan pekerjaan yang kita inginkan. Platform ini berbeda dari platform para pencari kerja lainnya. Bedanya, kamu hanya perlu menguras tenaga menulis semua kelebihanmu di dalam kolom platform mereka. Setelah selesai, kamu tinggal menunggu beberapa perusahaan menawarkan kesempatan mereka untuk kamu coba. Hanya perlu waktu kurang dari 20 hari kamu mendapatkan tawaran pekerjaan.

Bagusnya lagi, EKRUT memanggil pencari kerja adalah talent. Karena bagi mereka semua pencari kerja itu berbakat.

Oh ya, kamu termasuk talent yang memerlukan bakat kalian dihargai dengan layak maka kamu cocok dengan EKRUT. Sebab kamu bisa mendapatkan gaji hingga 30 juta loh.

Sekarang semua yang berbasis online pasti meminta kamu untuk mendaftar, tapi kamu nggak perlu khawatir karena Ekrut merupakan platform yang nggak abal-abal memperjualbelikan data talentnya.

Jangan Lupa Mendaftar Diri Untuk Menjadi Talent Ekrut !!!

Daftar jadi talent Ekrut itu gampang banget. Karena gampangnya, calon talent diberi dua pilihan cara mendaftarkan diri loh. Saya juga geleng-geleng kepala sama cara Ekrut memudahkan kita di masa pandemi ini. Pemikiran mudah di saat pandemi itu susah didapat, tetapi ada satu platform yang sejak tahun 2016 nggak ingin menyusahkan calon talent atau talentnya dalam mencari kerja. Berikut ini cara menjadi calon talent Ekrut untuk mendapatkan peekerjaan yang diimpikan:

Mendaftarkan Diri Dengan Email Pribadi

Sudah punya email, kamu tinggal mengikuti langkah-langkah berikutnya. Kamu akan diarahkan ke halaman berikutnya untuk mengisi kolom yang disediakan. Setelah mengisi semua kolom, jangan lupa untuk cek kode OTP yang dikirimkan di nomor HP yang kamu daftarkan. Fungsi dari verifikasi dengan kode OTP ini adalah untuk memudahkan perusahaan yang ada di Ekrut menghubungi kamu.

Dengan menyelesaikan langkah memasukkan nomer OTP, selamat kamu sudah menjadi talent Ekrut. Setelah itu ikuti langkah mengisi data personal kamu seperti kemampuan bahasa, pendidikan kamu, accomplisment (prestasi), preferensi, dan pengalaman kerja. Jangan lupa untuk terus mengisi kelebihan kamu sehingga perusahaan yang ada di Ekrut langsung tertarik mengunjungi profil kerja kamu.

Mendaftarkan Diri Dengan Akun Linkedin Kamu

Ini adalah cara yang saya rekomendasikan untuk kamu. Karena dengan menyambungkan Linkedin, kamu bisa secara langsung menikmati bagaimana platform ini bekerja lebih cepat dan lebih baik. Apalagi, kita tahu linkedin adalah media sosial para pencari kerja. Jadi, nggak mungkin para calon talent Ekrut tidak memiliki akun ini.

Fitur Ekrut Yang Benar-Benar Layak Untuk Pencari Kerja

Tampilan Dashboard Yang Sangat Layak

Akses yang memudahkan talent mereka untuk melihat apakah profile atau resume kita benar-benar layak untuk diserahkan kepada konsultan Ekrut. Untuk itu, buat semua informasi profilmu benar benar layak
Jadikan kelengkapan 100% profilmu agar kamu bisa ditemukan oleh beberapa perusahaan pilihan kamu. Ingat satu hal, kamu yang mengendalikan semua kesuksesanmu, maka maksimalkan kelengkapan profil agar dashboard kamu layak untuk dikunjungi oleh perusahaan-perusahaan di platform Ekrut ini.

Kesesuaian Di Fitur Job Listing

Di fitur ini kamu bisa menemukan banyak sekali pekerjaan yang direkomendasikan Ekrut. Kamu bisa memilih perusahaan yang kamu inginkan. Jadi kamu bisa membandingkan perusahaan dengan tawaran khusus terhadapmu. Apalagi, kamu bisa memilih waktu yang sesuai dengan keinginan kamu. Sehingga kamu bisa menemukan tolak ukur yang sesuai pekerjaan kamu. Nggak perlu lagi ribet harus mengirimkan banyak resume kalau akhirnya kamu cuma di PHPin. Namun, nggak untuk Ekrut. Karena perusahaan yang sudah direkomendasikan kepada talent, pasti akan menjadi rejeki talent Ekrut.

Kemudahan Informasi Dengan Fitur Media

Di fitur Media, kamu bisa mendapatkan informasi yang memaksimalkan kelebihan kamu loh. Di fitur ini, kamu bisa menemukam informasi mengenai tips dan trik tentang pekerjaan yang kamu inginkan, teknologi yang berkembang saat ini, expert corner, startup, dan istilah-istilah daftar pekerjaan yang jarang kamu ketahui maknanya. Hebat, bukan? Belum mendapatkan pekerjaan, kita sudah mendapatkan banyak ilmu.

Berbagi Solusi Dengan Refer Friend

Nah, selagi kamu menunggu Ekrut memberikan daftar perusahaan untuk kamu temui, baiknya kamu berbagi solusi juga dengan kawanmu. Hanya dengan membantu teman kamu dapat pekerjaan, kamu sudah bisa mengantongi 5.000.000 loh. Daftarkan nama teman kamu, lengkapi data yang ada di bagian refer friend. Saat temanmu telah mendapatkan pekerjaan, kamu sudah bisa mendapatkan dana 5.000.000 tersebut. Di sini kamu adalah pihak ketiga yang memberikan informasi lowongan dengan cara dibayar juga.

Memang nggak main-main platform digital talent recruitment ini!

Pengalaman Terbaik Dengan Contest

Kelebihan Ekrut Masih belum cukup dengan refer friend saja nih. Ekrut memberikan kamu pengalaman terbaik dengan fitur contestnya. Fitur ini memang tergolong baru, tapi nggak membuat fitur ini abal-abal. Justru fitur ini memberikan hadiah uang tunai yang menggiurkan. Jika kamu memenangkan kontes, kamu bisa mendapatkam hadiah uang 2.500.000.

Kemudahan Layanan Komunikasi

Sudah mendapatkan pilihan perusahaan dari Ekrut, waktunya kamu mengetahui fitur chatting yang memudahkan kamu berkomunikasi dengan banyak perusahaan. Nggak cuma itu saja loh. Kamu juga bisa mengatur jadwal interview kamu. Di EKRUT, kamu nggak mengenal pandemi menunda rejekimu. Sebab, pelayanan EKRUT selalu memberikan layanan maksimal talentnya untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Metode Anti Mainstream

Metode yang digunakan platform Ekrut untuk pemcarian kerja adalah dengan menggunakan tiga teknologi. Pertama, Algoritme Kurasi Marketplace (MCA) memfilter dan mengkurasi 5-10% talenta kompetitif teratas yang mencari peluang berdasarkan permintaan peran pekerjaan secara waktu nyata. Kedua, Ekrut Recommender System (ERS) milik kami secara dinamis mencocokkan profesional aktif teratas dengan peran berdasarkan banyak variabel termasuk tetapi tidak terbatas pada pengalaman, preferensi, dan keterampilan.

Strategi Perencanaan Dasar Pencari Kerja Dengan Ekrut

Kita tahu bahwa platform EKRUT tidak sama dengan portal lowongan kerja pada umumnya. Di mana kandidat hanya perlu mendaftar sekali untuk bisa mendapatkan tawaran kerja dari beragam perusahaan, dan perusahaan akan lebih mudah dalam mencari kandidat yang berkualitas karena kandidat sudah melalui proses terlebih dahulu. 

Nah, untuk mendapatkan atensi dari perusahaan tersebut, kita memerlukan informasi pribadi yang Menjual. Apalagi, talent tahu di masa pandemi begini pelatihan untuk para pencari kerja diharuskan online. Sehingga untuk memperbarui profile di EKRUT jarang dilakukan.

Kalau pemerintah tengah gencar menggunakan istilah “Jangan Lupa Ingat 3M”, saya memberikan pengingat untuk talent dan pencaker jangan lupa 5M. Berikut ini adalah 5 strategi talent atau para pencari kerja untuk bisa masuk melewati persyaratan dan terhubung dengan konsultan Ekrut.

1. Memberikan Keahlian Saling Melengkapi

Daya tarik dan dalam dunia digital talent recruitment lebih tak terbantahkan. Ketika talent memulai melamar pekerjaan, lakukan hal yang menguntungkan dan pastikan rekan talent lain di Ekrut tidak memiliki keahlian yang tumpang tindih.
Dengan melengkapi dan memperbarui profil kamu, saya yakin bahwa job listing di Ekrut kamu sangat banyak. Karena sebenarnya, keahlian-keahlian inti yang diperlukan oleh perusahaan yang ada di EKRUT adalah kemampuan untuk merancang dan menajamkan konsep talent yang hebat. Untuk memperbarui profil kamu di Ekrut kamu bisa terus aktif membaca di fitur EKRUT Media dan EKRUT Contest.

2. Mengatasi Krisis Identitas Diri

Saya tahu bahwa pandemi justru membawa krisis identitas terhadap diri sendiri. Sehingga banyak hal terlewatkan begitu saja karena pencaker lebih suka meruntuki kesedihan ketimbang menemukan solusi. Pun, hal itu membuat profil di Ekrut tidak mengalami banyak perubahan. Hal itu yang justru membuat job listing di Ekrut kamu terbengkalai. Padahal EKRUT Media menyediakan banyak tips dan trik untuk menunjang karir. Maka dari itu, bila talent EKRUT merasa krisis identitas, baiknya untuk mencari solusi dengan beragam fitur terbaik yang ada dimiliki platform EKRUT.

3. Memberlakukan Target Untuk Diri Sendiri

Begitu talent EKRUT mendapatkan tantangan di masa pandemi ini, maka mereka harus mempersiapkan target untuk mereka sendiri. Karena saya tahu di masa pandemi ini keterbatasan yang dilalui oleh talent EKRUT adalah waktu. Maka, jadikan target menjadi daftar pokok yang harus dicapai. Target hidup adalah tujuan – tujuan kecil dan sifatnya lebih pendek daripada impian besar. Banyak orang sekedar tahu bahwa target hidup yang baik adalah target hidup yang dituliskan, tetapi tidak melakukannya secara maksimal.

Lebih baik lagi, tulis berlakukan target kamu dengan layak. Ikuti beberapa tips yang sudah disediakan oleh perekrutan bakat digital EKRUT. Ingat, kuasai target mewujudkan bakat sehingga profile kamu dapat menjual.

4. Mempelajari Dari Yang Terbaik

Tempat terbaik untuk memulai adalah Mengunjungi banyak informasi yang membuat resume dan profile kamu di EKRUT berkembang. Pelajari semua hal yang kamu anggap baik. Kenaoa seperti itu? Seperti halnya memiliki platform lowongan kerja atau pencarian kerja melalu online, kita harus mempelajari bagaimana platfirm tersebut terbaik untuk kita. Dari EKRUT, kita tahu banyak sekali pelajaran yang kita ambil dari beberapa komentar talent mereka yang sudah mendapatkan pekerjaan.

Kamu juga bisa mempelajari cara mereka bertindak sehingga bisa mendapatkan pekerjaan yang diimpikan melalui EKRUT. Belajar dari yang terbaik membuat kamu semakin paham profil di dashboard EKRUTmu adalah harta berhargamu.

5. Memastikan Untuk Terus Melaju
Saya nggak akan pernah lelah memberikan peringatan untuk PERBARUI DASHBOARD EKRUTMU. Karena dengan hal itu kamu akan terus melaju. Memastikan semua hal berjalan  terus-menerus adalah talent telah memiliki pengembangan yang gesit. Untuk menjadi gesit, talent harus menghadirkan perbaikan yang bermakna dalam waktu singkat dan teratur. Nah dengan kehadirannya makna, saya pasti yakin kamu akan mendapatkan kalimat

“CONGRATULATIONS, YOU’RE HIRED!!!”

Review Positif Talent EKRUT 

Seperti yang saya jelaskan di atas bahwa EKRUT menjawab semua tantangan para pencari kerja. Keunggulan dengan beragam fitur dipastikan sesuai untuk kamu yang ingin mencari kerja di masa pandemi ini. Nggak perlu lagi kamu merasa dikendalikan oleh ketakutan karena tantangan, sebab tantangan adalah peluang kamu untuk sukses. Sama seperti mereka yang telah mencoba EKRUT. Berikut adalah komentar dari talent EKRUT yang sudah mendapatkan pekerjaan yang diimpikan.

Dari komentar mereka kita tahu bahwa perusahaan-perusahaan di bawah ini juga mempercayakan bakat EKRUT untuk mengisi kursi mereka. Di bawah ini adalah perusahaan-perusahaan yang ada di dalam EKRUT.


Kamu mau menunggu lebih lama lagi untuk menuju kesuksesan?

Bagaimana dengan datangi saja tiga media sosial milik EKRUT dan melihat asli beberapa orang yang sudah merasa nyaman dengan pencarian kerja di EKRUT.


Referensi:

– Website Ekrut.com

– Website Statista.com : Unemployment rate in Indonesia 202

– Website dari Wartaekonomi.com: Menperin: Ekonomi Digital Mampu- Serap 10 uta Tenaga Kerja

Media gambar dan desain:

– Media Gambar: Freepik, Kinemaster dan Canva

– Desain: Ares Reva